Sabtu, 14 September 2013

Pendakian GUNUNG LAWU

Tak Sekedar untuk Berwisata


Salah satu aktivitas rekreasi  atau olahraga yang bisa menjadi pilihan adalah mendaki gunung. Mayoritas orang mendaki gunung demi memuaskan hobi, melatih fisik, mental maupun sekedar iseng-iseng. Namun tak jarang pula kegiatan itu dijadikan sebagai ritual atau wisata ziarah. Demikian pula halnya dengan pendaki Gunung Lawu. Tak jarang pada momen tertentu sejumlah orang sengaja mendaki gunung berketinggian 3.265 meter dari permukaan laut (mdpl) ini untuk berziarah maupun melakukan ritual.
            Gunung Lawu biasanya banyak didatangi para pendaki atau peziarah pada momen-momen tertentu seperti malam satu Sura, mereka datang untuk melakukan ritual. Uniknya, saat mendaki Lawu, para peziarah tersebut hanya membawa perbekalan seadanya tanpa peralatan khusus seperti pendaki pada umumnya. Bahkan sebagian dari mereka hanya membawa air mineral tanpa mengenakan jaket tebal seperti pendaki lain.
            Kawasan Gunung Lawu memiliki beberapa lokasi yang kerap disinggahi peziarah yang sekedar berziarah maupun melakukan ritual lain. Lokasi tersebut, yakni Hargo Dalem, Sendang Inten, Sumur Jolotundo, Sendang Macan, Sendang Drajat, Telaga Kuning, Sendang Panguripan, dan Pasar Dieng. Lokasi tersebut berada di sekitar puncak Lawu yang dikenal dengan sebutan Hargo Dumilah. Umumnya, mereka melakukan ritual seperti berdiam diri, semedi, mandi maupun aktivitas lainnya. Dengan melakukan ritual tertentu, hal itu dianggap mampu mendatangkan keberuntungan tersendiri. Dan, rata-rata dari peziarah mandi di Sendang Drajat dengan berbagai harapan dan tujuan lainnya.
            Tak jarang, pada lokasi tersebut sering ditemukan sisa-sisa sesaji seperti dupa maupun bunga. Bahkan di salah satu kawasan dari jalur pendakian Candi Cetho yang kerap disebut Pasar Dieng menjadi lokasi khusus bagi pendaki yang ingin melakukan ritual. Di lokasi yang jalurnya relatif datar tersebut, terdapat sejumlah batu gunung ukuran sedang disusun bertumpuk. Didekat tumpukan batu tersebut biasanya terdapat sisa-sisa dupa maupun bunga mawar.
                  Meski demikian, Gunung Lawu menjadi objek yang menarik minat ribuan pendaki dari berbagai wilayah yang ingin menikmati panorama pemandangan yang disuguhkan.
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cooment Please....